Hari Jadi Suyuti, Syukur, Doa dan Tekad untuk Terus Mengabdi
PAREPARE, CivicLens NEWS — Bukan sekadar perayaan bertambahnya usia. Hari jadi Suyuti, S.E., yang digelar sederhana namun penuh kehangatan di Café Alya, Jalan Mattirotasi, Parepare, Ahad (23/8/2026) malam, menjadi momentum untuk bersyukur sekaligus mempererat silaturahmi dengan keluarga, sahabat dan berbagai kalangan yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya.
Perayaan yang dimulai sekitar pukul 20.00 WITA itu
berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Keluarga, sahabat dan sejumlah
komunitas Suyuti datang silih berganti memberikan ucapan selamat serta doa.
Suyuti hadir bersama istri tercinta, Mardiah,
S.Pd., M.Pd., dan putrinya. Dengan senyum ramah, ia menyambut setiap
tamu yang datang, menjadikan malam itu terasa lebih sebagai ajang silaturahmi
daripada sekadar seremoni hari jadi.
Sejumlah tokoh turut hadir memberikan ucapan secara
langsung, di antaranya Wali Kota Parepare Tasming Hamid dan
Komandan Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan Kompol
Dr. Ramli, S.Sos., S.M., M.Si., M.M. Serta Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sidrap Agus Salim, S.H., M.H dan
Ucapan selamat juga datang dari berbagai unsur, mulai
dari instansi pemerintah, swasta hingga organisasi kemasyarakatan. Sebagian
disampaikan secara langsung, sementara lainnya mengalir melalui media sosial.
Bagi Suyuti, perhatian dan doa yang diberikan berbagai
pihak menjadi sesuatu yang jauh lebih berarti dibandingkan kemeriahan sebuah
pesta.
Ia memandang pertambahan usia sebagai kesempatan untuk
kembali melihat perjalanan yang telah dilalui, mensyukuri apa yang telah
diberikan Allah SWT, sekaligus memperbaiki diri untuk menghadapi amanah dan
perjalanan berikutnya.
“Setiap bertambahnya usia, tentu menjadi momentum bagi
kita untuk lebih banyak bersyukur. Bukan hanya karena usia yang bertambah,
tetapi juga karena masih diberikan kesempatan untuk berkumpul bersama keluarga,
sahabat dan orang-orang yang kita cintai,” ujar Suyuti.
Ia mengaku bersyukur karena di momen hari jadinya,
begitu banyak perhatian dan doa yang diberikan kepadanya.
Menurutnya, doa dari keluarga, sahabat dan masyarakat
merupakan energi tersendiri untuk terus menjalankan amanah dan memberikan
manfaat bagi orang lain.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga,
sahabat, teman-teman, komunitas dan seluruh pihak yang telah memberikan ucapan,
doa dan perhatian. Baik yang hadir secara langsung maupun yang menyampaikan
melalui media sosial. Semuanya sangat berarti bagi saya,” ungkapnya.
Suyuti juga menyampaikan permohonan doa agar dirinya
senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keteguhan hati dalam menjalankan
setiap amanah.
“Semoga di usia yang baru ini, saya senantiasa diberikan
kesehatan, kekuatan dan keberkahan oleh Allah SWT. Semoga kita semua terus
diberikan kesempatan untuk berbuat baik dan memberikan manfaat bagi
masyarakat,” tuturnya.
Kehangatan malam itu semakin terasa ketika Wali Kota
Parepare Tasming Hamid menyempatkan hadir memberikan ucapan secara langsung.
Tasming mengaku datang sedikit terlambat lantaran sebelumnya harus menghadiri
acara takziah.
Namun, kedekatannya dengan Suyuti membuatnya tetap
menyempatkan diri hadir.
“Saya agak sedikit telat karena harus menghadiri dulu
acara takziah. Namun karena sahabat saya yang ulang tahun, saya harus datang,”
kata Tasming.
Ia pun mendoakan agar kebersamaan yang selama ini
terjalin tetap terjaga dan Suyuti senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan
serta keberkahan dalam menjalankan amanah pengabdian kepada masyarakat.
Suyuti sendiri dikenal sebagai salah satu figur yang
aktif dalam kehidupan politik dan sosial kemasyarakatan di Kota Parepare.Saat
ini ia dipercaya sebagai Wakil Ketua I DPRD Kota Parepare dari
Partai Nasional Demokrat (NasDem).
Di internal partai, Suyuti juga menjabat sebagai Sekretaris
DPD Partai NasDem Parepare. Sementara dalam organisasi kemasyarakatan,
ia dipercaya memimpin Kerukunan Keluarga Masyarakat Bone (KKMB) Kota
Parepare sebagai Ketua Umum periode 2025–2030 setelah terpilih secara
aklamasi dan sebagai Ketua
pengurus ESI
Kota Parepare (Esports Indonesia)
Lahir di Bone, Sulawesi Selatan, perjalanan Suyuti di
Parepare tidak hanya diwarnai aktivitas politik, tetapi juga berbagai ruang
pengabdian dan silaturahmi dengan masyarakat.
Malam hari jadinya pun menjadi gambaran sederhana dari
perjalanan tersebut. Tidak ada jarak antara tokoh, keluarga, sahabat dan
masyarakat. Yang terlihat adalah keakraban, doa dan harapan untuk perjalanan
yang lebih baik.
Bagi Suyuti, usia boleh bertambah, tetapi pengabdian
tidak boleh berhenti.
Hari jadi menjadi pengingat bahwa setiap amanah akan
selalu memiliki pertanggungjawaban, dan setiap kesempatan hidup seharusnya
diisi dengan hal-hal yang memberi manfaat.
.png)