HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Rumah Warga Sumur Jodoh Terbakar, Tasming Hamid Imbau Tingkatkan Kewaspadaan

PAREPARE, CivicLens NEWS – Di tengah puing dan sisa-sisa kebakaran, kesedihan masih menyelimuti warga di kawasan Sumur Jodoh, Kelurahan Cempae, Kecamatan Soreang, Parepare. Minggu (9/8/2026), Wali Kota Parepare Tasming Hamid datang langsung menemui warga yang menjadi korban untuk memastikan kondisi mereka sekaligus membawa pesan bahwa pemerintah tidak tinggal diam menghadapi musibah tersebut.

Lihat VIDEONYA

Tasming menyambangi rumah warga yang terdampak kebakaran dan menemui sejumlah korban, di antaranya Juhena dan Nasaruddin. Ia melihat langsung kondisi rumah pascakebakaran serta mendengarkan cerita warga yang harus kehilangan tempat tinggal dan harta benda dalam peristiwa tersebut.

Bukan sekadar meninjau lokasi, Tasming juga menyempatkan diri berbincang dengan para korban. Ia memberikan dukungan moril dan menguatkan keluarga yang tengah menghadapi masa sulit setelah rumah mereka dilalap api.

“Kami turut prihatin atas musibah ini. Pemerintah kota akan berupaya membantu dan segera menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak,” ujar Tasming.

Menurut Tasming, kehadiran pemerintah di tengah warga yang sedang tertimpa musibah merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya memastikan kebutuhan para korban dapat segera ditangani.

Ia berharap para korban tetap tabah dan bersabar menghadapi cobaan tersebut. Pemerintah Kota Parepare, kata dia, akan berupaya memberikan bantuan untuk meringankan beban warga yang terdampak.

Di balik musibah itu, cerita tentang detik-detik kebakaran juga masih membekas bagi para korban.

Dedi, salah seorang korban, mengatakan api diduga bermula dari korsleting listrik. Api pertama kali terlihat dari bagian plafon rumah sebelum kemudian membesar dan menjalar ke bagian dalam bangunan.

“Api tiba-tiba muncul dari atas plafon rumah, kemudian apinya jatuh ke kasur dan membakar semuanya. Itu ada korsleting pada kabel listrik,” ungkap Dedi.

Peristiwa tersebut membuat penghuni rumah kehilangan sejumlah harta benda dalam waktu singkat. Kobaran api yang cepat membesar membuat warga tidak memiliki banyak kesempatan untuk menyelamatkan barang-barang di dalam rumah.

Di tengah kondisi tersebut, kedatangan Wali Kota Parepare menjadi perhatian tersendiri bagi para korban.

Juhena menyampaikan terima kasih atas kunjungan Tasming Hamid yang datang langsung melihat kondisi warga setelah kebakaran.

Menurutnya, perhatian dan dukungan yang diberikan pemerintah menjadi penguat bagi korban yang sedang berusaha bangkit dari musibah.

Selain memastikan penanganan bagi korban, Tasming juga menjadikan peristiwa tersebut sebagai pengingat bagi masyarakat untuk tidak mengabaikan potensi bahaya kebakaran.

Ia mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan, terlebih pada musim kemarau yang dapat meningkatkan risiko kebakaran. Pemeriksaan instalasi listrik secara berkala, penggunaan peralatan listrik secara aman, serta memastikan tidak ada kabel atau sambungan listrik yang berpotensi menimbulkan korsleting dinilai penting dilakukan.

“Yang paling penting adalah kewaspadaan. Mari kita bersama-sama melakukan langkah antisipasi agar kejadian seperti ini tidak kembali terjadi,” pesan Tasming.

Musibah di Sumur Jodoh itu kini menyisakan pekerjaan rumah bagi para korban untuk kembali menata kehidupan. Di tengah kehilangan yang mereka alami, perhatian dan bantuan pemerintah diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi warga untuk perlahan bangkit dan kembali menjalani kehidupan.
Posting Komentar