Bekali 16 Peserta, PKBM Sipatuwo Deceng Gelar Pelatihan Digital Marketing SkillHub Kemnaker
PAREPARE, CivicLens NEWS – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Sipatuwo Deceng mulai membekali masyarakat dengan keterampilan yang semakin dibutuhkan di era digital. Melalui program SkillHub Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), sebanyak 16 peserta mengikuti Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Tailor Made Training (TMT) Digital Marketing.
Kegiatan diawali dengan orientasi
yang digelar di PKBM Sipatuwo Deceng, Jalan Kapten Haji Lanca No. 20, Kelurahan
Lakessi, Kecamatan Soreang, Parepare, Ahad (9/8/2026).
Program tersebut merupakan hasil
sinergi Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Pangkep dengan PKBM
Sipatuwo Deceng, dengan fokus membangun kompetensi peserta agar mampu
memanfaatkan teknologi digital untuk memasarkan produk maupun jasa.
Pimpinan PKBM Sipatuwo Deceng, H.
Muhtar Abdullahi, S.Pd., M.Pd., mengatakan pelatihan ini dirancang agar
peserta tidak hanya memahami teori pemasaran digital, tetapi juga memiliki
kemampuan praktis yang dapat diterapkan untuk kebutuhan dunia kerja maupun
dunia usaha.
“Pelatihan ini diharapkan dapat
memberikan keterampilan yang benar-benar bisa dimanfaatkan peserta, baik untuk
mencari pekerjaan maupun mengembangkan usaha secara mandiri,” jelasnya.
Pelatihan berlangsung selama 20
hari dengan total 160 jam pelajaran (JP) melalui perpaduan teori dan
praktik. Materi yang diberikan mencakup pengelolaan media sosial, pembuatan konten
promosi, strategi pemasaran digital, branding, copywriting, hingga penyusunan
strategi promosi sesuai karakteristik produk atau jasa.
Peserta juga diarahkan menghasilkan portofolio
digital marketing selama pelatihan. Portofolio tersebut nantinya dapat
menjadi salah satu bekal ketika peserta memasuki dunia kerja, menawarkan jasa
pemasaran digital, maupun mengembangkan usaha sendiri.
Tak hanya pencari kerja, program ini
menyasar masyarakat usia produktif, calon dan pelaku usaha, serta masyarakat
yang ingin meningkatkan kemampuan menggunakan media sosial dan berbagai
platform digital untuk kegiatan promosi.
Selama mengikuti pelatihan, peserta
mendapatkan fasilitas berupa uang saku dan makan siang sesuai ketentuan
program. Peserta yang memenuhi persyaratan dan dinyatakan kompeten juga akan
memperoleh sertifikat kompeten.
Muhtar berharap keterampilan yang
diperoleh tidak berhenti setelah pelatihan selesai. Menurutnya, kemampuan
digital marketing dapat menjadi modal penting bagi peserta untuk memperluas
peluang kerja sekaligus membantu pelaku UMKM meningkatkan jangkauan pemasaran
produknya.
“Yang kami harapkan bukan hanya
peserta selesai mengikuti pelatihan, tetapi ada keterampilan yang benar-benar
digunakan setelah kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Melalui program tersebut, PKBM
Sipatuwo Deceng berharap lahir peserta yang lebih produktif, adaptif terhadap
perkembangan teknologi, serta memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan
pasar kerja.
.png)