11.335 KK di Parepare Bakal Terima Bantuan Beras, Pemkot Pastikan Stok Aman
PAREPARE, CivicLens NEWS – Kabar baik bagi masyarakat Kota Parepare. Persediaan beras dipastikan dalam kondisi aman, sementara bantuan pangan pemerintah untuk 11.335 kepala keluarga (KK) dijadwalkan mulai disalurkan pada pekan depan.
Kepastian itu disampaikan Wali Kota
Parepare, Tasming Hamid, setelah melakukan pemeriksaan kualitas beras bantuan
pangan alokasi Juli, Agustus, dan September 2026 di Gudang Bulog
Parepare, Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung, Rabu (12/8/2026).
Pemeriksaan tersebut dilakukan
bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Parepare.
Rombongan disambut Kepala Cabang Bulog Parepare, Rahmi Mangirang, bersama
jajarannya.
Tasming memastikan pemerintah tidak
hanya mengecek ketersediaan stok, tetapi juga memastikan beras yang nantinya
diterima masyarakat berada dalam kondisi baik dan layak konsumsi.
Ia menyebut keberadaan Bulog di
Parepare menjadi salah satu penopang penting dalam menjaga ketersediaan pangan,
khususnya beras, bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, hari ini kita hadir
untuk pemeriksaan. Kabar gembiranya, Insya Allah kita di Parepare tidak lapar
atau kekurangan beras. Karena di Parepare ini kita ada Bulog,” ujar Tasming.
Menurut informasi dari pihak Bulog,
penyaluran cadangan pangan pemerintah kepada masyarakat Parepare diperkirakan
mulai berlangsung pada pekan depan. Ribuan keluarga penerima manfaat akan
menjadi sasaran distribusi bantuan tersebut.
Tasming pun mengapresiasi langkah
Bulog yang terus menjaga ketersediaan sekaligus kualitas beras untuk kebutuhan
masyarakat.
“Ya, dan kita doakan mudah-mudahan
ini berjalan dengan lancar. Tentu, atas nama pemerintah, mengapresiasi dan
berterima kasih kepada Bulog,” katanya.
Mantan Anggota DPRD Parepare dua
periode itu menilai, sinergi antara Pemerintah Kota Parepare dan Bulog memiliki
peran penting dalam menjaga ketahanan pangan daerah.
Menurutnya, kolaborasi tersebut
bukan sekadar memastikan beras tersedia di gudang, tetapi juga memastikan
bantuan yang sampai ke masyarakat benar-benar memenuhi standar kualitas yang
diharapkan.
“Mudah-mudahan ke depan terus
ditingkatkan sehingga pelayanan kepada masyarakat sesuai harapan kita semua.
Tentu masyarakat merasakan dampak yang positif,” ungkapnya.
Tasming menegaskan sinergitas
antarlembaga akan terus diperkuat, terutama dalam menghadapi kebutuhan pangan
masyarakat.
“Sinergitas harus terus terjalin
dengan baik supaya masyarakat merasakan manfaatnya, termasuk kualitas beras
yang akan didistribusikan,” lanjutnya.
Pemeriksaan ini menjadi bagian dari
upaya pemerintah memastikan bantuan pangan yang akan diterima masyarakat
memenuhi standar mutu dan aman untuk dikonsumsi.
.png)