MPLS Ramah SIT Andalusia Berakhir,Ditutup dengan Aksi Peduli Korban Kebakaran
Selama lima hari pelaksanaan, para peserta didik diperkenalkan dengan
lingkungan sekolah, budaya positif, tata tertib, serta nilai-nilai karakter
Islami yang menjadi fondasi pendidikan di SIT Andalusia. Seluruh kegiatan
berlangsung dalam suasana yang aman, nyaman, dan menyenangkan sesuai konsep MPLS
Ramah.
Acara penutupan dihadiri Ketua Yayasan SIT Andalusia H. Abd. Rahman Saleh,
para kepala sekolah TKIT, SDIT, dan SMP IT Andalusia, ayah dan bunda peserta
didik, tenaga kependidikan, panitia MPLS, serta seluruh siswa baru.
Dalam sambutannya, H. Abd. Rahman Saleh menyampaikan harapannya agar seluruh
pengalaman yang diperoleh selama MPLS menjadi bekal awal bagi peserta didik
untuk menempuh perjalanan pendidikan dengan semangat, disiplin, dan penuh tanggung
jawab.
Ia menegaskan, SIT Andalusia tidak hanya berorientasi pada pencapaian
akademik, tetapi juga berkomitmen membentuk generasi yang berakhlak mulia,
berkarakter Islami, mencintai Al-Qur'an, menghormati guru dan orang tua,
memiliki kepedulian terhadap sesama, serta mampu memberikan manfaat bagi
masyarakat.
"Peserta didik baru telah diperkenalkan dengan lingkungan sekolah,
budaya positif, tata tertib, serta nilai-nilai karakter yang menjadi dasar
kehidupan di sekolah ini. Semoga semua yang diperoleh menjadi bekal untuk
memulai perjalanan belajar dengan semangat, disiplin, dan rasa tanggung
jawab," ujarnya.
Usai prosesi penutupan, kegiatan tidak langsung berakhir. Seluruh siswa baru
bersama para kepala sekolah, wali kelas, dan pengurus yayasan melanjutkan
agenda Jumat Peduli Andalusia sebagai bentuk kepedulian
terhadap warga yang terdampak musibah kebakaran di Jalan Mayor Haddade, Kota
Parepare.
Hasil dari pengumpulan dana sebesar Rp. 11.000.000. diserahkan secara langsung
kepada korban kebakaran melalui posko Korban kebakaran. Bantuan tersebut diterima
oleh Lurah Kampung Baru, Andi Muhammad Ridha Paduppa, yang didampingi Ketua TP
PKK Kelurahan Kampung Baru beserta jajaran.
Sekretaris Yayasan SIT Andalusia, Muhammad Zulkarnaim, yang turut
mendampingi kegiatan itu mengatakan, aksi sosial tersebut merupakan bagian dari
pendidikan karakter yang diterapkan sejak awal peserta didik memasuki
lingkungan sekolah.
Menurutnya, nilai kepedulian terhadap sesama harus ditanamkan sejak dini
agar tumbuh menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
"Mudah-mudahan pelaksanaan Jumat Peduli Andalusia ini dapat sedikit
meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa musibah kebakaran. Di sisi
lain, kegiatan ini juga menjadi upaya mengasah rasa empati dan kepedulian
anak-anak sejak dini agar mereka tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya
cerdas, tetapi juga memiliki jiwa sosial yang tinggi," kata Muhammad
Zulkarnaim.
Penutupan MPLS yang dipadukan dengan aksi kemanusiaan tersebut menjadi
cerminan komitmen SIT Andalusia Parepare dalam membangun pendidikan yang tidak
hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga membentuk karakter, akhlak, dan
kepedulian sosial peserta didik sejak hari pertama mereka menjadi bagian dari
keluarga besar SIT Andalusia.
%202.png)