Kejurda Bhayangkara Road Race Jadi Wadah Lahirkan Pembalap Berprestasi dan Dongkrak Pariwisata Parepare
PAREPARE, CivicLens NEWS – Semangat pembinaan olahraga otomotif kembali menggema di Kota Parepare melalui penyelenggaraan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Bhayangkara Road Race Seri II yang berlangsung di Sirkuit Terminal Lumpue, Kecamatan Bacukiki. Event yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara tersebut tidak hanya menghadirkan persaingan para pembalap dari berbagai daerah, tetapi juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah, kepolisian, komunitas otomotif, dan masyarakat.
Wali Kota Parepare, Tasming Hamid,
menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kejuaraan yang berlangsung selama
dua hari itu. Menurutnya, keberhasilan menghadirkan ajang balap resmi merupakan
bukti nyata kolaborasi yang terbangun dengan baik antara Polres Parepare,
panitia pelaksana, Pemerintah Kota Parepare, serta berbagai pemangku
kepentingan lainnya.
"Atas nama Pemerintah Kota
Parepare, kami mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada Bapak Kapolres,
panitia, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga Kejurda
Bhayangkara Road Race ini dapat terlaksana dengan baik," ujar Tasming Hamid, Sabtu (4/7/2026).
Tasming menilai kejuaraan tersebut memiliki
makna yang jauh lebih luas daripada sekadar perlombaan adu kecepatan di
lintasan. Kehadiran sirkuit resmi memberikan ruang yang aman bagi para pembalap
untuk menyalurkan kemampuan sekaligus menjadi alternatif positif dalam
mengembangkan bakat generasi muda di bidang olahraga otomotif.
Menurutnya, event seperti ini juga
mampu menghadirkan hiburan berkualitas bagi masyarakat sekaligus memperlihatkan
bahwa olahraga balap motor dapat berkembang secara profesional apabila didukung
dengan fasilitas dan penyelenggaraan yang baik.
Selain aspek olahraga, Tasming
berharap para raider yang datang dari berbagai daerah dapat menikmati keramahan
masyarakat dan suasana Kota Parepare selama mengikuti kejuaraan. Ia ingin para
peserta membawa pengalaman yang menyenangkan sehingga Parepare semakin dikenal
sebagai kota yang ramah terhadap penyelenggaraan event olahraga berskala
regional maupun nasional.
"Mudah-mudahan semua raider
bisa merasa senang selama berada di Kota Parepare," katanya.
Mantan anggota DPRD Parepare dua
periode itu juga menegaskan bahwa Kejurda Bhayangkara Road Race merupakan ruang
untuk mempererat silaturahmi antarpembalap, komunitas otomotif, serta
masyarakat dari berbagai daerah. Di sisi lain, kompetisi ini menjadi sarana
menjaring talenta-talenta muda yang kelak mampu mengharumkan nama daerah di
berbagai kejuaraan.
"Road race ini bukan hanya
tempat menyalurkan bakat, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi sekaligus
mencari bibit-bibit muda berbakat yang nantinya bisa menjadi kebanggaan daerah
masing-masing, khususnya Kota Parepare,"
jelasnya.
Tasming optimistis keberlangsungan
event otomotif secara rutin akan memperbesar peluang lahirnya atlet balap motor
berprestasi dari Parepare. Ia meyakini lintasan Sirkuit Terminal Lumpue
memiliki potensi menjadi tempat lahirnya pembalap-pembalap muda yang mampu
bersaing di level regional, nasional, hingga internasional apabila terus
dibarengi dengan pembinaan yang berkesinambungan.
Menurutnya, investasi pada pembinaan
olahraga merupakan bagian penting dalam membentuk generasi muda yang disiplin,
kompetitif, dan berprestasi. Karena itu, Pemerintah Kota Parepare berkomitmen
terus memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan berbagai event olahraga yang
tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas atlet, tetapi juga mampu
menggerakkan sektor pariwisata, UMKM, serta perekonomian daerah melalui
meningkatnya kunjungan peserta dan masyarakat dari luar kota.
Dengan dukungan seluruh pihak,
Pemerintah Kota Parepare berharap Kejurda Bhayangkara Road Race dapat menjadi
agenda tahunan yang semakin besar dan berkualitas, sekaligus memperkuat posisi
Parepare sebagai salah satu kota penyelenggara event olahraga otomotif yang
diperhitungkan di kawasan Sulawesi Selatan.
.png)