HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Bangun Budaya Service Excellent, RSUD Andi Makkasau Perkuat Karakter Pelayanan Tenaga Kesehatan

PAREPARE,CivicLens NEWS – Peningkatan mutu pelayanan kesehatan kembali menjadi perhatian Pemerintah Kota Parepare. Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, mengingatkan seluruh tenaga kesehatan dan pegawai RSUD Andi Makkasau agar menjadikan budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun) sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Video

Pesan tersebut disampaikan Tasming Hamid saat membuka Pelatihan Pelayanan Prima (Service Excellent) yang digelar di RSUD Andi Makkasau Parepare, Selasa (21/7/2026). Menurutnya, peningkatan kompetensi pelayanan harus berjalan beriringan dengan pembentukan karakter aparatur kesehatan yang ramah, peduli, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.

Dalam sambutannya, Tasming menilai pelatihan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kualitas layanan rumah sakit. Ia menegaskan bahwa pelayanan yang diberikan kepada pasien tidak hanya diukur dari kemampuan medis semata, tetapi juga dari sikap, komunikasi, dan kepedulian tenaga kesehatan ketika berinteraksi dengan masyarakat.

Ia berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan pelatihan yang berlangsung selama dua hari tersebut sebagai bekal untuk meningkatkan kualitas pelayanan di lingkungan kerja masing-masing.

"Serap seluruh materi dengan baik, kemudian terapkan dalam aktivitas sehari-hari. Melayani masyarakat bukan sekadar menjalankan tugas, tetapi juga bisa menjadi amal jariyah. Luruskan niat untuk melayani dengan ikhlas sehingga setiap pekerjaan bernilai ibadah," ujar Tasming.

Wali Kota juga memahami bahwa tenaga kesehatan menghadapi beban kerja yang tidak ringan. Namun demikian, menurutnya kondisi tersebut tidak boleh mengurangi kualitas pelayanan yang diberikan kepada pasien.

Ia mengingatkan bahwa setiap orang yang datang ke rumah sakit membawa harapan untuk memperoleh pertolongan. Karena itu, seluruh petugas diminta memberikan pelayanan tanpa membedakan latar belakang pasien, mengedepankan empati, menjaga komunikasi yang baik, serta membiasakan penerapan prinsip 5S dalam setiap proses pelayanan.

Lebih jauh, Tasming berharap pelatihan ini mampu memberikan dampak nyata terhadap perubahan budaya kerja di RSUD Andi Makkasau, bukan hanya sebatas menambah pengetahuan peserta.

Menurutnya, masyarakat harus dapat merasakan peningkatan kualitas pelayanan setelah kegiatan tersebut selesai. Ia ingin RSUD Andi Makkasau dikenal bukan hanya karena tenaga medisnya yang profesional, tetapi juga karena mampu menghadirkan pelayanan yang ramah, nyaman, dan humanis bagi seluruh pasien beserta keluarganya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur RSUD Andi Makkasau, dr. Muliana, menegaskan bahwa pelayanan prima merupakan komitmen bersama yang harus diwujudkan oleh seluruh unsur rumah sakit, bukan sekadar slogan institusi.

Ia menjelaskan, pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia sekaligus membangun budaya kerja yang berfokus pada keselamatan dan kepuasan pasien.

"Kami ingin seluruh petugas mampu menghadirkan pelayanan yang cepat, profesional, ramah, serta penuh empati. Dengan begitu, kepercayaan masyarakat terhadap RSUD Andi Makkasau akan terus meningkat," ungkap dr. Muliana.

Pelatihan tersebut menghadirkan Professional Speaker Dr. Dra. Irwani Pane, S.Psi., M.I.Kom., LCPC., C.AC.C., Tr.C.MC., C.PSP. Kegiatan ini diikuti oleh tenaga kesehatan dan seluruh pegawai RSUD Andi Makkasau sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya service excellent serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kota Parepare.
Posting Komentar