Klarifikasi Insiden Alya Cafe: Murni Gangguan Mental, Bukan Kriminal
Lihat Videonya diSINI
Berdasarkan penjelasan pihak medis, RST diketahui mengalami gangguan psikologis yang telah berlangsung dalam kurun waktu tertentu. Kondisi tersebut mengarah pada depresi fungsional, yakni bentuk depresi yang tidak tampak secara kasat mata. Dalam situasi ini, seseorang tetap dapat menjalankan aktivitas sehari-hari seperti biasa, namun sesungguhnya menyimpan tekanan mental yang cukup berat.
Lebih lanjut dijelaskan, gangguan tersebut dapat memengaruhi keseimbangan hormon serta fungsi otak. Pada kondisi tertentu, hal ini berpotensi memicu munculnya halusinasi, khususnya halusinasi pendengaran atau auditory, di mana penderita seolah mendengar suara-suara yang dapat memengaruhi tindakan dan responsnya.
Dokter Psikiater RSUD Andi Makkasau, dr. Arman, menegaskan bahwa kondisi yang dialami RST merupakan gangguan kesehatan mental murni dan tidak memiliki keterkaitan dengan hal-hal mistis maupun supranatural. Ia mengimbau masyarakat agar tidak mengaitkan peristiwa tersebut dengan asumsi di luar penjelasan medis.
Sejalan dengan itu, pihak kepolisian turut memastikan tidak adanya unsur tindak pidana dalam kejadian tersebut. Kapolsek Bacukiki, AKP Bustan Tarika, menyampaikan bahwa hasil penyelidikan di lokasi tidak menemukan adanya indikasi kekerasan ataupun keterlibatan pihak lain.
“Dari hasil pemeriksaan, tidak terdapat unsur pidana maupun kekerasan. Peristiwa ini murni berkaitan dengan kondisi pribadi yang bersangkutan,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial terkait adanya unsur mistik dalam kejadian tersebut tidak benar dan tidak dapat dipertanggungjawabkan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi,” tambahnya.
Keterangan saksi di lokasi menyebutkan bahwa RST saat itu berada di kafe bersama rekannya dan sempat berada di lantai atas sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi yang membutuhkan pertolongan. Ia kemudian segera dibawa ke fasilitas kesehatan guna mendapatkan penanganan medis.
Sementara itu, RST telah menyampaikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf kepada publik. Ia menegaskan tidak pernah memiliki niat maupun rencana sebagaimana yang sempat diberitakan di media sosial.
“Apa yang terjadi murni karena kondisi kesehatan saya. Saya juga memohon maaf kepada pihak Alya Cafe dan semua pihak atas kegaduhan yang timbul,” ungkapnya.
Saat ini, RST telah menjalani konsultasi medis dan tengah dalam proses penanganan lanjutan.
Sebagai penegasan, berbagai pihak memastikan bahwa Alya Cafe tidak memiliki keterkaitan dengan isu-isu mistik sebagaimana yang sempat beredar. Informasi tersebut dinilai tidak berdasar, sehingga masyarakat diimbau untuk tetap bijak dan selektif dalam menerima serta menyebarkan informasi.
