Camat Bacukiki dan Lurah Watang Bacukiki Perkuat Peran Posyandu sebagai Ujung Tombak Layanan Warga
Lihati Videonya diSini
Sejak pagi, keduanya tampak aktif berinteraksi dengan masyarakat dan kader Posyandu. Kehadiran mereka bukan sekadar formalitas, tetapi bagian dari upaya membangun kedekatan sekaligus memastikan pelayanan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga.
Camat Bacukiki Muhammad Syakir menegaskan bahwa Posyandu memiliki peran strategis dalam pembangunan di tingkat kecamatan.
“Posyandu ini adalah ujung tombak pelayanan dasar. Kalau Posyandu kita kuat, maka fondasi kesejahteraan masyarakat juga akan ikut kuat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas elemen dalam mendorong kemajuan Posyandu.
“Kami di wilayah tentu tidak bisa bekerja sendiri. Perlu dukungan kader, PKK, dan masyarakat agar Posyandu terus berkembang dan mampu menjawab kebutuhan zaman,” tambahnya.
Sementara itu, Lurah Watang Bacukiki Mursal menyoroti peran Posyandu sebagai ruang interaksi sosial yang sangat dekat dengan masyarakat. Ia melihat Posyandu tidak hanya sebagai tempat pelayanan, tetapi juga wadah kebersamaan warga.
“Di Posyandu ini bukan hanya pelayanan kesehatan, tapi juga tempat warga saling bertemu dan berbagi. Ini yang harus kita jaga dan perkuat,” kata Mursal.
Ia juga berharap adanya perhatian berkelanjutan terhadap kader Posyandu.
“Kader adalah penggerak utama. Dukungan berupa pelatihan dan fasilitas sangat penting agar mereka bisa terus memberikan pelayanan terbaik,” lanjutnya.
Di tengah kuatnya peran pemerintah wilayah, kegiatan ini juga dihadiri Ketua TP PKK Kota Parepare, dr. Andi Arfiah Tasming, yang hadir didampingi Sekretaris TP PKK, Ananda Febriani G. Usbal. Turut bergabung Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Parepare, Ilham Willem, serta Kepala Dinas Perpustakaan Ahmad.
Dalam kesempatan tersebut, Andi Arfiah menegaskan bahwa Posyandu kini terus bertransformasi menjadi pusat pelayanan terpadu berbasis enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).
“Posyandu harus berkembang menjadi pusat layanan masyarakat yang tidak hanya fokus pada kesehatan, tetapi juga edukasi dan pemberdayaan keluarga,” tuturnya.
Dengan sinergi antara pemerintah kota, kecamatan, kelurahan, hingga kader di lapangan, Posyandu diharapkan semakin kuat sebagai ruang pelayanan yang dekat, responsif, dan berkelanjutan bagi masyarakat
.




