Family Gathering di Malino, KKMB Parepare Perkuat Silaturahmi dan Kekompakan Warga Bone
Rombongan KKMB Parepare berangkat dari Kota Parepare pada Sabtu pagi sekitar pukul 07.00 WITA dan tiba di Villa Mawar Malino pada pukul 12.10 WITA setelah menempuh perjalanan kurang lebih enam jam. Rasa lelah selama perjalanan seakan terbayarkan panorama alam khas Malino dengan udara sejuk dan pemandangan pegunungan yang menenangkan.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir sejumlah tokoh dan pejabat yang merupakan bagian dari keluarga besar masyarakat Bone di Kota Parepare. Di antaranya Ketua KKMB Parepare Suyuti yang juga Wakil Ketua I DPRD Kota Parepare, Kepala Dinas Perdagangan Kota Parepare Hj. Andi Wisna, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Andi Makkasau Parepare dr. Hj. Muliana, Sp.M., M.Kes., Rektor IAIN Parepare Prof. Dr. Hj. Darmawati, M.Pd., serta Kepala Terminal Aspal Curah PT. Bumi sarana Utama Parepare M. Kamal, S.E. Kehadiran para tokoh tersebut semakin menambah semarak kegiatan dan memperkuat semangat kebersamaan yang menjadi tujuan utama pelaksanaan Family Gathering KKMB Parepare.
Setibanya di lokasi, berbagai kegiatan kebersamaan langsung digelar dalam suasana santai dan penuh kekeluargaan. Selain menjadi sarana rekreasi bersama keluarga, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkuat komunikasi dan solidaritas antaranggota organisasi.
Ketua KKMB Parepare, Suyuti, yang juga merupakan Sekretaris Partai NasDem Parepare serta Wakil Ketua I DPRD Kota Parepare, mengatakan Family Gathering merupakan salah satu program organisasi yang secara khusus dirancang untuk menjaga hubungan kekeluargaan dan mempererat kebersamaan seluruh anggota.
“Kegiatan ini bukan sekadar rekreasi bersama, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi dan rasa persaudaraan sesama warga Bone yang berada di Kota Parepare. Kami ingin KKMB terus menjadi rumah besar yang menghadirkan kebersamaan dan kekompakan bagi seluruh anggotanya,” ujar Suyuti.
Memasuki malam hari, suasana keakraban semakin terasa. Seluruh peserta berkumpul untuk bernyanyi bersama, mengikuti kegiatan tukar kado, serta melaksanakan arisan rutin KKMB yang berlangsung hingga larut malam. Udara dingin Malino dan kelelahan setelah perjalanan panjang seolah tidak mengurangi semangat kebersamaan yang terjalin di antara seluruh peserta.
Keesokan harinya, Minggu (14/6/2026), kegiatan diawali dengan senam bersama pada pukul 06.00 WITA. Aktivitas tersebut menjadi sarana menyegarkan tubuh sekaligus menikmati keindahan alam Malino yang masih diselimuti udara sejuk pegunungan.
Setelah itu, rombongan melanjutkan agenda wisata menuju Sierra Sky View pada pukul 12.00 WITA. Destinasi wisata yang tengah populer tersebut menawarkan beragam spot menarik dengan nuansa berbagai negara di dunia, mulai dari bangunan bergaya Swiss, Jembatan Venice khas Italia, kawasan bernuansa Santorini Yunani, hingga kincir angin ala Belanda.
Tak hanya itu, kawasan tersebut juga menghadirkan spot bertema budaya Asia dengan latar Jepang, China, dan Korea, serta berbagai wahana menarik seperti ayunan raksasa dan jembatan kaca yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.
Sementara itu Hj. Andi Wisna Kepala Dinas Perdagangan Kota Parepare, yang turut Hadir menilai kegiatan semacam ini memiliki nilai strategis dalam memperkuat peran organisasi kemasyarakatan sebagai wadah pemersatu anggotanya.
Menurutnya, keberadaan KKMB tidak hanya menjadi tempat berhimpun bagi masyarakat Bone di perantauan, tetapi juga berfungsi sebagai sarana mempererat hubungan sosial serta menjaga nilai-nilai budaya, kekeluargaan, dan gotong royong.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin. Dengan kebersamaan yang kuat, hubungan antaranggota akan semakin erat dan KKMB dapat terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” katanya.
Family Gathering KKMB Parepare di Malino berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan keakraban. Selama dua hari pelaksanaan, kebersamaan yang terjalin tidak hanya mempererat hubungan antaranggota, tetapi juga memperkuat semangat persaudaraan keluarga besar masyarakat Bone di Kota Parepare.
Momentum tersebut menjadi bukti bahwa nilai-nilai kekeluargaan yang diwariskan leluhur tetap terjaga dan terus tumbuh melalui berbagai kegiatan yang mempertemukan anggota dalam suasana harmonis, penuh kebersamaan, dan saling mendukung satu sama lain.
