Pemkot Parepare Intensifkan Program ASRI, Drainase dan Kawasan Wisata Jadi Fokus Pembenahan
Kegiatan tersebut tidak hanya difokuskan pada pembersihan area wisata, tetapi juga mencakup normalisasi saluran drainase utama yang selama ini menjadi perhatian warga. Pengerukan drainase dilakukan secara terpadu oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta jajaran Kecamatan Ujung.
Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, turun langsung meninjau proses pengerukan saluran air yang sebagian besar telah tertutup konstruksi beton. Kehadirannya sekaligus menjadi kesempatan untuk berdialog dengan masyarakat dan mendengarkan berbagai masukan terkait kondisi lingkungan di sekitar lokasi.
Dalam perbincangannya dengan warga, Tasming berharap upaya normalisasi drainase yang dilakukan dapat mengurangi potensi luapan air saat hujan deras.
“Mudah-mudahan setelah drainase ini dibersihkan dan dikeruk, persoalan genangan yang selama ini dikeluhkan warga dapat teratasi,” ujarnya saat menyapa masyarakat di lokasi kegiatan.
Selain membahas persoalan drainase, Tasming juga menyempatkan diri berdiskusi mengenai penataan kawasan dan pengembangan potensi Pasar Labukkang yang dinilai memiliki peran strategis sebagai salah satu pusat aktivitas perdagangan di Kota Parepare.
Beragam aspirasi dan usulan dari masyarakat diterima secara langsung. Pemerintah kota pun berupaya menindaklanjuti berbagai masukan tersebut sebagai bagian dari langkah mencari solusi atas kebutuhan dan harapan warga.
Dalam kunjungan lapangan tersebut, Tasming didampingi Kepala Dinas Perdagangan Andi Wisna, Kepala Dinas PUPR Budi Rusdi, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Abdul Waris Muhiddin, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Susianna, bersama sejumlah pejabat eselon II serta perangkat Kecamatan Ujung.
