Lomba B2SA Jadi Ruang Edukasi Pangan Sehat, Ketua TP PKK Parepare Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal
Pada kegiatan tersebut, Ketua TP PKK Kota Parepare, dr. Andi Arfiah Tasming, menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya lomba. Menurutnya, keberhasilan kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi berbagai elemen yang memiliki kepedulian terhadap peningkatan kualitas gizi keluarga dan ketahanan pangan masyarakat.
Dalam acara itu, Andi Arfiah hadir didampingi Sekretaris TP PKK Kota Parepare, Ananda Febriani G. Usbal, dan Kepala Dinas Perdagangan Ibu Hajja Andi Wisnah Serta jajaran pengurus TP PKK Kota Parepare.
Ia menilai antusiasme peserta yang mengikuti lomba menjadi gambaran nyata tingginya kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola makan sehat dalam lingkungan keluarga. Partisipasi tersebut sekaligus menunjukkan adanya komitmen bersama dalam menciptakan generasi yang sehat, mandiri, dan berdaya saing.
Menurut Andi Arfiah, Lomba B2SA memiliki nilai lebih dibanding sekadar kompetisi kuliner. Kegiatan ini menjadi media pembelajaran yang mampu memperluas wawasan masyarakat tentang pentingnya mengonsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman untuk kesehatan.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin mendorong pemanfaatan pangan lokal yang sehat, bernilai gizi tinggi, dan mudah dijangkau oleh keluarga,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penggunaan bahan pangan lokal tidak hanya memberikan manfaat bagi kesehatan keluarga, tetapi juga menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan pangan daerah. Selain itu, pengembangan pangan lokal dapat membuka peluang ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Lebih lanjut, Andi Arfiah menekankan bahwa PKK memiliki posisi strategis dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pola hidup sehat. Kedekatan PKK dengan keluarga dinilai menjadi modal utama untuk terus mengedukasi masyarakat tentang penyediaan makanan yang memenuhi kebutuhan gizi seluruh anggota keluarga.
Ia juga menyoroti pentingnya peran ibu dalam membentuk kebiasaan konsumsi pangan sehat sejak usia dini. Karena itu, kreativitas dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi menu yang menarik, lezat, dan bernutrisi perlu terus dikembangkan.
“Harapan kami, melalui lomba ini akan lahir berbagai inovasi menu berbahan pangan lokal yang tidak hanya menarik secara tampilan, tetapi juga mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Melalui ajang B2SA ini, TP PKK Kota Parepare berupaya menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola konsumsi pangan sehat sekaligus mendorong pemanfaatan sumber daya pangan lokal sebagai langkah nyata mewujudkan keluarga yang sehat, cerdas, dan sejahtera.
.png)