HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Masjid Nurussa’adah Disesaki Jemaah, Safari Subuh Majelis Syuhada Hadirkan Atmosfer Spiritual yang Mengharukan

PINRANG, CivicLensNEWS --- Masjid Jami Nurussa’adah, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang dipadati ratusan jemaah dari berbagai daerah saat gelombang putih Majelis Syuhada memenuhi setiap sudut masjid dalam Safari Shalat Subuh berjemaah, Jumat (22/5/2026). Sejak dini hari, suasana religius dan penuh kekhusyukan telah terasa kuat. Lantunan zikir dan salam para jemaah menyatu dalam atmosfer subuh yang syahdu, menghadirkan pemandangan yang jarang terlihat di kawasan tersebut.

Lihat Videonya Di SINI

Ratusan kendaraan tampak memadati area sekitar masjid. Para jemaah datang dari Parepare, Pinrang hingga sejumlah daerah lainnya demi mengikuti Safari Shalat Subuh berjamaah  yang terus istiqamah digelar Majelis Syuhada. Diperkirakan sekitar 700 jemaah hadir dengan mengenakan pakaian serba putih, menciptakan lautan manusia yang memenuhi seluruh shaf laki-laki dan perempuan hingga meluber ke teras dan sudut-sudut masjid. Bahkan ruangan imam yang biasanya kosong dari jemaah turut dipenuhi peserta.

Safari Subuh kali ini bukan sekadar agenda ibadah rutin, melainkan menjadi momentum silaturahmi spiritual lintas daerah yang mempertemukan tokoh agama, akademisi, mantan pejabat, hingga masyarakat umum dalam satu saf persaudaraan.

Sejumlah tokoh turut hadir, di antaranya Ketua Majelis Syuro H. Pangerang Rahim yang juga mantan Wali Kota Parepare, Pembina AKBP (Purn) H Muhabar SAg mantan Wakapolres Pinrang, Muassis Majelis Syuhada H Bakhtiar Syarifuddin SE, Ketua DKM Masjid Raya Besar Pinrang, guru besar IAIN Parepare Prof Dr Rahmawati, para dosen, purna ASN Pemerintah Kota Parepare, tokoh masyarakat, pengurus masjid, hingga majelis taklim dari berbagai daerah.

Hadir pula Ketua Persatuan Pensiunan BRI Parepare H. Irwan Terreng bersama sejumlah ustaz dan pengurus masjid se-Kota Parepare.

Bertindak sebagai imam shalat subuh yakni Ustadz Muhammad Nur Safi’i, imam rawatib Masjid Jami Al Busyrah Panroko Kota Parepare. Suara imam yang tenang dan tartil membuat suasana subuh semakin khidmat dan menyentuh hati para jemaah.

Sambutan penerimaan disampaikan Ketua DKM Masjid Nurussa’adah Suppa Muhammad Faisal S ST yang diwakili Wakil Ketua DKM Drs H Sukirman MPd. Dalam sambutannya, Sukirman mengaku bersyukur dan terharu atas dipilihnya Masjid Nurussa’adah sebagai lokasi Safari Subuh Majelis Syuhada.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan dalam penyambutan karena kondisi masjid yang masih dalam tahap renovasi serta Ketua DKM sedang berada di luar daerah.

“Terima kasih kepada Majelis Syuhada Parepare atas kunjungannya ke masjid kami. Ini merupakan kehormatan besar bagi kami dan masyarakat Suppa,” ucapnya.

Nuansa spiritual semakin terasa ketika tausiyah subuh disampaikan Ustadz Muhammad Nasir, SE, Ketua Yayasan Pendidikan Islam Al Murtarul Aulad Kota Parepare. Dengan gaya ceramah yang hangat dan menyentuh, ia mengingatkan besarnya keutamaan menjaga shalat subuh berjemaah.

Ia menegaskan bahwa dua rakaat sunnah sebelum subuh saja disebut lebih mulia daripada dunia dan seisinya, apalagi shalat fardu subuh yang menjadi salah satu amalan paling dicintai Allah SWT.

“Dua rakaat sebelum subuh lebih mulia dari dunia dan seisinya, apalagi shalat fardu subuh itu sendiri. Karena itu Allah menjanjikan surga bagi orang-orang yang menjaga shalatnya. Mari tetap istiqamah mengajak keluarga dan tetangga memakmurkan masjid,” ajaknya di hadapan ratusan jemaah.

Sementara itu, Muassis Majelis Syuhada Haji Bakhtiar Syarifuddin, SE. dalam sambutan penutup menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat masyarakat dan pengurus Masjid Nurussa’adah Suppa. Ia menyebut semangat jemaah yang hadir menjadi energi besar untuk terus menjaga syiar Safari Subuh di berbagai daerah.

Di akhir kegiatan, ia juga mengumumkan agenda Safari Subuh berikutnya yang dijadwalkan berlangsung di Masjid Darussalam Belawa, Kabupaten Wajo, pada 5 Juni 2026 mendatang.

“Terima kasih kepada seluruh pengurus dan jemaah Masjid Nurussa’adah Suppa atas penerimaannya. Kami juga memohon maaf apabila ada hal yang kurang berkenan selama kegiatan berlangsung,” tandasnya.

Posting Komentar