HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Parepare Berduka, Prof. Siri Dangnga Tutup Usia, Dedikasi untuk Pendidikan Abadi Dikenang

PAREPARE, CivicLensNEWS — Innalillahi wainnailaihi rojiun. Duka mendalam menyelimuti Kota Parepare atas wafatnya Guru Besar sekaligus mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Parepare, Prof. Dr. H. Muhammad Siri Dangnga.

Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, bersama Wakil Wali Kota Parepare, Hermanto, melayat ke rumah duka dengan rasa haru dan duka cita yang mendalam, kehilangan sosok pendidik dan pemimpin yang luar biasa.

Pada kesempatan tersebut, Tasming Hamid menyampaikan belasungkawa yang tulus sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian almarhum di dunia pendidikan.

“Atas nama Pemerintah Kota Parepare dan secara pribadi, kami menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya beliau. Semoga amal ibadah almarhum diterima oleh Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Selamat jalan Prof,” ungkap Tasming Hamid.

Menurutnya, almarhum merupakan sosok akademisi yang memiliki dedikasi tinggi terhadap kemajuan pendidikan, khususnya di Kota Parepare. Semasa hidupnya, Prof. Siri Dangnga pernah mengemban amanah sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Parepare pada periode 2002–2007 dan 2016–2020, serta berperan besar dalam pengembangan institusi tersebut.

Tak hanya dikenal sebagai pendidik, almarhum juga aktif memberikan kontribusi dalam pembangunan daerah, terutama di bidang pendidikan dan sosial budaya.

Sejumlah penghargaan pernah diraih almarhum, di antaranya Piagam Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya 20 Tahun dari Presiden Republik Indonesia pada 2006 atas pengabdiannya sebagai Aparatur Sipil Negara. Ia juga memperoleh Sertifikat Pendidik dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi pada 2008.

Pada tahun yang sama, Pemerintah Kota Parepare memberikan penghargaan atas sumbangsihnya dalam mendukung kemajuan pembangunan di bidang pendidikan dan sosial budaya.

Selain itu, almarhum juga aktif mengikuti berbagai kegiatan akademik, termasuk seminar terkait pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi di era globalisasi.

Almarhum disalatkan di rumah duka di Parepare sebelum dimakamkan di Belawa, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).

Kepergian Prof. Siri Dangnga meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga masyarakat serta dunia pendidikan di Parepare yang kehilangan salah satu tokoh terbaiknya.


Posting Komentar