Aklamasi di Mukota, Muhammad Idham Nusu Nahkodai Kadin Parepare 2026–2031
CivicLens NEWS __ PAREPARE — Musyawarah Kota (Mukota) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Parepare menetapkan Muhammad Idham Nusu sebagai Ketua Kadin Parepare periode 2026–2031. Penetapan tersebut dilakukan secara aklamasi dalam forum Mukota yang digelar di Lagota Cafe, Senin (16/3/2026).
Nonton Videonya DiSini
Forum tertinggi organisasi pengusaha di tingkat kota itu dipimpin oleh Ketua Steering Committee Sulkifli Tahir, didampingi anggota Safar Muhtar dan Idham Nusu. Dari total anggota yang memiliki hak suara, sebanyak 20 voters hadir dan menyatakan kesepakatan bulat menetapkan Idham Nusu sebagai ketua.
“Memutuskan menetapkan Haji Muhammad Idham Nusu sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri Kota Parepare periode 2026–2031,” ujar Sulkifli Tahir saat memimpin sidang pleno penetapan.
Keputusan tersebut diambil setelah forum dinyatakan kuorum, menandai berakhirnya proses musyawarah dengan kesepakatan bersama seluruh pemilik suara yang hadir.
Mukota Kadin Parepare kali ini mengusung tema “Menciptakan Iklim Bisnis yang Kondusif untuk Mewujudkan Parepare Ramah Investasi.” Tema tersebut menjadi penegasan arah organisasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan dunia usaha.
Usai ditetapkan sebagai ketua, Idham Nusu menegaskan komitmennya untuk segera melakukan konsolidasi internal organisasi serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan para pelaku usaha di Parepare.
Menurutnya, langkah awal yang akan dilakukan adalah mengumpulkan seluruh pengurus berdasarkan bidang usaha masing-masing sebelum merumuskan arah program kerja organisasi.
“Setelah konsolidasi, kita akan menggelar rapat kerja untuk menyusun program kerja dengan melihat potensi yang ada di Kota Parepare, termasuk sektor pelabuhan yang menjadi salah satu kekuatan ekonomi daerah,” kata Idham.
Idham Nusu bukan sosok baru di tubuh Kadin Parepare. Ia sebelumnya pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Kadin Parepare dan memiliki pengalaman organisasi di bidang kewirausahaan selama kurang lebih 25 tahun.
Dengan pengalaman tersebut, ia berharap seluruh pengurus dan anggota Kadin dapat bergerak bersama memperkuat ekosistem usaha serta mendorong pertumbuhan ekonomi kota.
“Kita harus bergotong royong dan bersinergi dengan Pemerintah Kota. Apalagi wali kota kita juga berasal dari kalangan pengusaha, sehingga peluang untuk membangun sinergitas dengan Pemkot Parepare sangat terbuka,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Kadin Sulawesi Selatan yang juga Ketua Steering Committee, Sulkifli Tahir, menilai Parepare memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai kota industri dan perdagangan, terutama dengan dukungan infrastruktur seperti pelabuhan.“Parepare punya potensi besar. Kita berharap Kadin Parepare mampu berkolaborasi dengan pemerintah kota untuk mendorong pembangunan ekonomi yang lebih baik,” katanya.
Di sisi lain, Safar Muhtar yang bertindak sebagai formatur menyampaikan bahwa kepengurusan Kadin Parepare ke depan akan berupaya mengakomodasi berbagai sektor usaha, mulai dari usaha kecil, menengah hingga skala besar.
Ia juga menjelaskan bahwa penerbitan Kartu Tanda Anggota (KTA) Kadin kini melalui proses verifikasi langsung di tingkat pengurus pusat guna memastikan keabsahan administrasi setiap anggota.
“Proses KTA Kadin sekarang diverifikasi di pengurus pusat, sehingga anggota yang terdaftar benar-benar telah terverifikasi secara administrasi,” jelas Safar.
Dari total 32 anggota Kadin Parepare yang memiliki KTA, sebanyak 20 orang tercatat sebagai pemilik suara atau voters yang ditetapkan oleh pengurus provinsi dan hadir dalam Mukota tersebut.
Safar menambahkan, berbagai gagasan dan pemikiran anggota Kadin nantinya akan dirumuskan bersama untuk menciptakan atmosfer usaha yang lebih sehat dan menggairahkan, sekaligus memperkuat langkah menjadikan Parepare sebagai kota yang semakin ramah bagi investasi. (Awaluddin - VS)

