Perkuat Spritualitas Aparatur, Parepare Gelar Safari Dakwah Bagi ASN Perempuan
Sejak pagi hingga menjelang petang, ratusan ASN mengikuti rangkaian kegiatan yang diawali di Rumah Jabatan Wali Kota Parepare, lalu berlanjut ke Auditorium BJ Habibie untuk sesi pembekalan materi. Atmosfernya bukan sekadar forum formal, melainkan pertemuan yang menekankan pembinaan batin di balik tanggung jawab pelayanan publik.
Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, membuka sekaligus menutup langsung gelombang pertama Safari Dakwah tersebut. Ia menegaskan bahwa program ini bukan agenda seremonial, melainkan bagian dari kebijakan resmi pemerintah kota yang akan diikuti seluruh ASN secara bertahap.
Menurutnya, kepemimpinan tidak hanya soal administrasi dan pembangunan fisik, tetapi juga tanggung jawab moral.
“Seluruh ASN Parepare diwajibkan mengikuti Safari Dakwah. Ini bagian dari tugas pimpinan untuk mengajak pada kebaikan, amar ma’ruf nahi mungkar, serta membangun karakter aparatur yang berintegritas,” ujarnya.
Secara teknis, Sekretaris Daerah Parepare, Amarun Agung Hamka, menjelaskan bahwa materi pembekalan menghadirkan ustazah kompeten yang membahas sunah Nabi dan pentingnya menghidupkan kembali nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Peserta mendapatkan penguatan tentang adab makan dan minum, adab mendidik anak, hingga tata kelola rumah tangga sesuai ajaran Islam—sebuah pendekatan yang menyentuh ranah personal sekaligus profesional.
Gelombang perdana diikuti 10 kelompok, masing-masing berisi 25 ASN muslim perempuan dari berbagai unsur jabatan—mulai kepala dinas hingga kepala sekolah. Ketua Tim Penggerak PKK Parepare, dr. Hj. Harfiah Tasming, serta Ketua I PKK Parepare, Hj. Sri Tanty, turut ambil bagian sebagai peserta.
Hamka menekankan bahwa program ini diarahkan untuk membangun keseimbangan antara profesionalitas kerja dan kualitas spiritual. ASN perempuan diharapkan tidak hanya kuat secara administratif, tetapi juga memiliki fondasi moral yang kokoh dalam menjalankan amanah pelayanan publik.
Respons peserta pun cukup positif. Direktur RSUD Andi Makkasau, dr. Renny Anggraeni, menilai Safari Dakwah memiliki nuansa berbeda dibanding pelatihan lain yang pernah diikutinya.
“Banyak pelatihan yang sudah kami ikuti, tetapi Safari Dakwah ini berbeda. Kegiatan ini menguatkan kembali pemahaman kami tentang adab sehari-hari dan sunah Rasul,” ungkapnya.
Hal serupa disampaikan Sri Enyludfiah, Kepala UPTD SMP Negeri 1 Parepare. Meski rutin mengikuti majelis taklim, ia mengaku materi yang disampaikan menghadirkan perspektif baru. Bahkan sejumlah peserta berharap durasi kegiatan yang berlangsung hampir sepuluh jam itu dapat diperpanjang.
Di sisi lain, Safari Dakwah bagi ASN laki-laki juga terus berjalan di sejumlah masjid dan telah memasuki gelombang ketujuh.
Melalui program ini, Pemerintah Kota Parepare berupaya menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak semata bertumpu pada infrastruktur dan angka-angka capaian. Di baliknya, ada ikhtiar membangun budaya kerja yang berlandaskan akhlak—sehingga pelayanan kepada masyarakat tak hanya profesional, tetapi juga bernilai ibadah.
