Pemkot dan Forkopimda Pantau Harga di Pasar Lakessi, Harga Ayam dan Cabai Rawit Naik
![]() |
| Tasming Hamid dan Forkopimda Pantau Harga di Pasar Lakessi, Ayam dan Cabai Rawit Naik |
Civiclens News - PAREPARE — Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, Pemerintah Kota Parepare bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga dan ketersediaan kebutuhan pokok di Pasar Lakessi.
Sidak tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Parepare Tasming Hamid dan dihadiri Ketua DPRD Kota Parepare Kaharuddin Kadir, Dandim 1405 Parepare S Simanjuntak, Kepala Kejaksaan Negeri Parepare Darfiah, serta Kapolres Parepare AKBP Indra Waspada Yudha. Turut hadir Sekretaris Daerah Amarun Agung Hamka, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Parepare, Andi Wisna, Wakil Kepala Bulog Parepare Muhammad Fajrin Ardinata, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para camat.
Rombongan menyusuri satu per satu lapak pedagang, berdialog langsung dengan penjual maupun pembeli untuk memantau perkembangan harga, memastikan ketersediaan stok, serta menilai kelancaran distribusi bahan pokok menjelang hari raya.
Dari hasil pemantauan di lapangan, ditemukan adanya kenaikan harga pada beberapa komoditas strategis. Harga ayam potong tercatat naik sebesar Rp5.000 per kilogram. Sementara itu, cabai rawit mengalami lonjakan signifikan, dari Rp30.000 per kilogram menjadi Rp60.000 per kilogram.
Kenaikan tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan menjelang Idulfitri serta faktor distribusi dari daerah pemasok. Meski demikian, secara umum stok kebutuhan pokok di Pasar Lakessi masih dalam kondisi aman dan tidak ditemukan indikasi kelangkaan.
Pemerintah menegaskan bahwa sidak ini merupakan langkah antisipatif guna mencegah praktik penimbunan, menjaga stabilitas harga, serta memastikan distribusi tetap berjalan lancar. Hasil pemantauan juga akan menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam mengambil kebijakan pengendalian harga apabila terjadi gejolak pasar.
Dengan pengawasan terpadu bersama Forkopimda dan instansi terkait, diharapkan stabilitas ekonomi daerah tetap terjaga dan masyarakat dapat menyambut Idulfitri dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap lonjakan harga kebutuhan pokok.
